Ruang Diskusi

Prakata

Membikin salindia utama sederhana untuk LibreOffice impress dengan menggunakan inkscape

Saya beri nama template ini auto. Karena template ini mengikuti rancangan desain dan tata warna, dari bengkel mobil yang saya kelola.

Artikel Berseri

Artikel berseri ini terdiri dari enam bagian.

  • Bagian Satu: Template sederhana auto.

  • Bagian Dua: Template klasik modern candyclone.

  • Bagian Tiga: Menambahkan dekorasi bullet, untuk butir-butir pokok pikiran.

  • Bagian Empat: Menambahkan ilustrasi diagram, sebagai isi kandungan dari salindia.

  • Bagian Lima: Membikin ilustrasi diagram sendiri.

  • Bagian Enam: Menambahkan karya seni bikinan sendiri.

Isometric Preview

Daftar Isi

Bahasa Inggris

Artikel ini juga disajikan di blog penulis yang lain, dalam bahasa Inggris:

Bahasa Indonesia

Berikut padanan kata yang saya pakai di artikel ini.

  • slide: salindia.

  • master slide: salindia utama.

  • default master slide: salindia utama baku.


SKS: Saya Kerjakan Sendiri

Setelah mengalami masa-masa suram di perusahaan, banyak pekerjaan yang saya ambil alih untuk saya kerjakan sendiri, mulai dari akunting sampai desain. Di wilayah desain, saya membikin logo, kartu nama, spanduk, cap, kop surat A4, template standar invoice, tanda terima, situs resmi, dan semua yang lebih penting semua saya lakukan dengan senang hati.

Yang semenjak tahun 2017 tidak sempat saya bikin adalah template presentasi, dan company profile, karena saya sok sibuk, maka diputuskan untuk dikerjakan outsource saja.

Mimpi yang Terwujud

Seminggu lalu, temanku si Rania Amina, membuat lomba template impress, untuk ulang tahun LibreOffice yang ke sepuluh. Sebetulnya saya juga tidak punya niat ikut lomba, saya tidak merasa punya cukup rasa seni untuk menjadi desainer.

Yang saya mau, hanyalah membikin template untuk kantor. Namun karena temanku ini meminta teman-teman sekalian untuk berkontribusi, maka sekalianlah saya serahkan salah satu karya untuk dilombakan.

Template Resmi

Yang pertama kali kulakukan, tentunya adalah riset dahuluuuu.

Setelah saya unduh semua template direpository tersebut, saya baru sadar kalau kebanyakan isinya, hanyalah merubah gambar latar belakang saja. Kebanyakan gambar latar tersebut sudah kuno, dan mungkin berasal dari template-template tua. Beberapa adalah sisa OpenOffice juga.

Duh... Impress adalah program yang keren. Dan selayaknya memiliki template, yang lebih baik dari sekedar naskah-naskah kuno.

Bahan Contoh

Semua bahan contoh kasus di artikel ini, dapat diambil di:

Contoh Presentasi Di Dunia Nyata

Saya tidak dapat menunggu untuk menerapkan template ini, ke presentasi di blog saya.

Bagi sohib yang kurang dapat bersabar, dapat langsung melihat hasil dari empat, presentasi di dunia nyata yang menggunakan template ini.

Memperluas Ekosistim

LibreOffice memiliki perangkat lunak untuk menggambar, yang bernama LibreOffice Draw. Di sini saya menggunakan pendekatan lain, yaitu dengan menggunakan Inkscape alih-alih menggunakan LibreOffice Draw.


Tampilan Salindia Utama

Bilamana sohib adalah baru dalam menggunakan antarmuka LibreOffice, maka sohib perlu mengetahui cara beralih, dari salindia normal (normal slide), ke salindia utama (master slide).

Menggunakan Toolbar Standar

Dengan antara muka menu, langsung saja dipilih.

Impress Menu UI: Switch to Master Slide

Sohin juga dapat meng-klik ikon.

Menggunakan Tabbed UI

Dengan tabbed UI, lebih mudah lagi. Berikut tampilan salindia normal.

Impress Tabbed UI: Normal Slide View

Dan berikut di bawahi ni adalah tampilan salindia utama.

Impress Tabbed UI: Master Slide View

Saya memakai template bikinan sendiri sehingga tampil seperti di atas. Sedangkan untuk template baru yang kosong, sohib akan menghadapi salindia yang kosong pula.


Impress

Pratilik

Di masa lalu, say apernah membikin beberapa wallpaper, dengan menggunakan inkscape. Karena di Impress, hanyalah mengganti background saja. Maka saya piki, saya dapat membikin background dengan inkscape. Bisa dengan material wallpaper yang saya bikin, atau dengan membikin ulang sama sekali dari awal.

Template pertama saya hanyalah dengan meniru deain kartu nama, dan kemudian menjadikannya salindia utama. Hasilnya salah tampilan sederhana, yang sebetulnya belum bagus, namun juga tidak buruk. Masih layak pakai-laaah.

Auto Template: Preview

Berkas Sumber SVG

Monggo (kang)mas. Mangga a(kang). Silahkan tu(kang). Langsung saja unduh di sini.

Master Slides

Template ini terdiri dari tiga salindia utama. Semua dapat dilihat di Impress.

Auto Template: Impress: Master Slide

Dari atas ke bawah, saya namakan tiap halaman dengan bahas inggris.

From top to bottom,

  • Default

  • Single: Untuk judul bab, untuk penghubung antar bagian

  • Image: Master Slide, untuk menampilkan suatu gambar.


Inkscape

Gambar latar dari salindia di atas dibikin dengan menggunakan Inkscape. Tiap-tiap salindia utama, memakai lapisan layer sendiri di inskcape.

Auto Template: Inkscape: Layers

Pratilik Inkscape dapat dilihat di sini:

Auto Template: Inkscape: Single Slide: Cut

Di mana source dari gambar sebelum proses potong cut ada di sini.

Auto Template: Inkscape: Single Slide: Source

Saya selalu menaruh source di layer terpisah, supaya saya dapat mengubah gambar sewaktu-waktu secara mudah. Namun saya mengatur lapisan layer ini tetap tersembunyi, dan hanya menampilkan hasil akhirnya saja.

Ukuran

Slide Impress menggunkan rasio perbandingan, yaitu untuk memntukan besar halaman, misalnya 16:9. Inkscape yang sayta gunakan juga harus mencerminkan rasio ini. Misalnya berkas inkscape, menggunakan ukuran 1600px * 900px..

Berkas Sumber SVG

Saya juga menaruh source SVG di repositor, supaya dapat dipakai sohib-sohib sekalian.


Membikin Salindia Utama

Sohib dapat memulai dari salindia utama yang kosong.

Auto Template: Impress: Empty Master Slide

Sohib dapat langsung melakukan salin-tempel copy-paste, dari Inkscape ke Impress. Hanya perlu diawasi posisi saat melakukan penempelan.

  • Misalnya posisi X` dari gambar yang penuh secara horisontal, harus dimulai dari nol.

  • Dan juga posisi Y dari gambar yang penuh secara vertikal, juga harus dimulai dari nol.

Auto Template: Impress: Copy Paste

Peneyesuaian Teks

Sekarang bikinlah penyesuaian, misalnya memindahkan pengaturan gambar ke bagian belakang dari teks. Lalu mengubah ukuran dan memindahkan pisisi teks. Dan juga mengubah warna dari teks supaya cocok, dengan warna latar belakang.

Auto Template: Impress: Adjustment

Fonta

Saya suka menggunakan dua fonta dari google fonts yang bersifat free.

  • Source Sans Pro

  • Source Sans Pro Semibold

Sesuaiak judul, sesuai kebutuhan sohib yaacc...

Salindia

Coba lihat salindia, dalam tampilan normal, untuk melihat apakah salindia-nya sudah siap.

Auto Template: Impress: Normal Slide


Template Vektor

Karena saya memakai SVG yang berasal dari Inkscape, maka saya mulai bertanya-tanya apakah cara saya memindahkan dari Inkscape ke Impress sudah tepat? Tetiba saya sadar ada dua metode berbeda sebagaimana di bawah ini:

Salin Raster

Dengan menyalin copy dari Inkscape, dan kemudian menempel paste ke Impress, maka object akan dapat disimpan ke dalam bentuk bitmap, sebagaimana tampak di hasil ekstrak berikut.

Auto Template: Extract: Copy Raster

Impor Vektor

Dengan meng-impor berkas Inkscape ke Impress, melalui menu insert - image menu, maka object akan dapat disimpan ke dalam bentuk vektor SVG maupun bitmap PNG, sebagaimana tampak di hasil ekstrak berikut.

Auto Template: Extract: Import Vector

Demikianlah bedanya.


Apa Selanjutnya?

Lanjutkan baca ke [ Inkscape: Impress Slides - Bagian Dua ].

Terimakasih sudah berkunjung dan membaca.